Sunday, 27 October 2013

Biar Semua Hilang...

Akhirnya semua telah sirna...
getar asmarapun pudar di dalam dada
Dan diantara kita t’lah tak ada...
rasa saling seia sekata

*
Hari ini, atau esok lusa...
kita kan berpisah untuk selama-lamanya
Agar takkan lagi kurasa...
duka derita hidup bersama

**
Usah lagi... perpisahan jadi beban d hati
Takkan lagi... ada harapan kita tuk kembali

***
Biar semua hilang, bagai mimpi-mimpi
Biar semua hilang, usah kau sesali
Biar semua hilang, bagai mimpi-mimpi
Biar semua hilang, usah kau sesali

*, ** , *** , ***

***Happy always with my beloved ones at my happiest palace***

Tiba-tiba sejak semalam teringat masa-masa tinggal di kost2an Sendowo B48C tahun 1984-1987. Zaman segitu kost2an campur masih lumrah dan tetap punya sopan santun. Kita menjadi satu keluarga besar yang tidak terpisahkan, teman siapapun menjadi teman kita, keluarga siapapun menjadi keluarga kita... Satu kebiasaan yang susah dihindari, tetapi sepertinya malah dinikmati oleh penghuni Sendowo B48C lainnya adalah... kebiasaanku berduet dengan mas Muchlis di kamar mandi, yang walau terpisah, tetapi kita bisa menyanyi bersahut2an... lagu2 Nicky Astria seperti Biar Semua Hilang ini merupakan lagu favoritku, karena sesuai dengan beat suara yang ada, bisa keluar lepas, berteriak sekuat tenaga... hihihi... krn saat itu masuk FK UGM serasa nightmare, lebih banyak takutnya daripada senangnya... gak yakin apa bisa jadi dokter atau enggak... hehehe... yah, kalau ingat zaman semono, rasanya geli juga... juga ingat masa dulu setiap jumat siang asyik di depan radio ngedengerin tangga lagu dari PRSNI. Terus kalau ada lagu baru, kita langsung berlomba2 menghafalkan lagu itu... lebih cepat dari mengahafalkan pelajaran anatomi ataupun histologi sekalipun... hihihihi... tidak ada satu lagupun yang luput dari hafalanku, mulai langgam Jawa, dangdut, pop, jazz, bossas, dari yang berbahasa jawa, indo maupun inggirs, lahap habis... hihihi... belum lagi perjuanganku untuk ikut lomba nyanyi di Geronimo, walau harus bersusah payah cari telpon umum yang gak banyak orang, karena saat itu kost2an gak ada telpon dan yang terdekat ya cuma telpon umum di UGD Sardjito... dan akhirnya menyanyilah diriku di telpon umum dengan suara yang lantang... rasanya malu boooo kalau ingat itu... tapi kok ya saat itu tetap aja cuek, benar2 aneh bin ajaib... gak pernah menang tapi tetap senang... selalu... hihihihi.. Sekarang after some years, tiba2 aku dan teman2 kost dipertemukan di dunia yang penuh kemajuan teknologi ini... aaakhhhh... gak tahan nunggu tgl 8 Des ini, mg2 kita diberi kesehatan dan umur panjang agar dapat bersilaturahim kembali...mbak Mama, mbak Happy, Dadah, Amik, Nana, mas Muchlis, mas Iwan, mas Toni, Munawar, Toton, mas Iskak...huuuuuuu.... miss you guys!!!

Sunday, 6 October 2013

Kembali...

Tiada satu kata pun yang dapat mengungkapkan gejolak jiwa  ini...
Selain syukur atas nikmatMu yang tiada ada henti...
Sampai tiba saatnya nanti...
Kembali...

***silent for harmony on my 47-birthday***
Please cross our fingers for you, for me, for us...