Tuesday, 27 August 2013

Doaku...


... ... ... ... ... ... ... ... ...
Hanya untuk-mu
Sepenuh jiwa dan raga
Tak terbatas ruang dan waktu
Genggamlah asa-ku
Yang tak lekang oleh dunia
... ... ... ... ... ... ... ... ...

***Special for my beloved one, Allah loves you***


Tuesday, 13 August 2013

Penuh...


Dalam gelimang bintang-Mu, kulantunkan doaku... penuh...
Walau perihku tetap menghujam hati dan enggan enyah...
... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dalam hening malam-Mu, kutundukkan jiwaku... penuh...
Walau corengku tetap mengisi hidup dan enggan luruh...
 ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dalam dermaga kasih-Mu, kulabuhkan cintaku... penuh...
Walau cintaku tetap mengarungi samudra dan enggan lelah...
 ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dan...
... ... ... ... ... ... ... ... ...
Pencundang ini hanya mampu bersenandung pujian... tanpa mampu menatap-Mu... namun tetap... tersungkur... penuh...



 A Perseid meteor over cliff-side monasteries in Meteora, Greece.
 http://images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/702/cache/early-perseid-meteor-2013_70248_600x450.jpg


Malam ini pikiranku penuh dengan setumpuk rencana, dalam menghantarkan anak-anakku tercinta meraih cita-cita... selalu kutanamkan pada mereka bagaimana pentingnya menuntut ilmu, yang Insya Allah bermanfaat dan barokah utk diri sendiri dan sekitarnya... ibu dan bapak, kelak, tak akan mampu memberimu harta berlimpah, hanya ilmu yang dapat menjadi bekal, namun itupun harus kalian cari sendiri... Ya, satu demi satu wajah anakku hadir dalam doaku... dan di tengah sungkurku yang hening ini, hadir sebuah sms dari seorang sahabat yang memintaku untuk mengambil foto bintang di malam ini... Bersegeralah aku membuka National Geographic website, Alhamdulillah masih ada waktu untuk melihat meteor terindah yang diperkirakan akan tampak dari Indonesia Bagian Barat pada Selasa ini pukul 00.00 sampai menjelang fajar. Setelah menolong persalinan di RSUP Dr. Sardjito pukul 00.15, aku menyempatkan diri untuk mengambil kamera dan menatap langit lepas... 

Subhanallah, begitu indah hamparan berjuta bintang di sana... langit yang hitam kelam, berpendar bak berlian dengan cahayanya yang berkilauan... Aku tak mampu lagi mengarahkan kameraku ke langit, karena aku yakin kameraku tak akan mampu menunjukkan keindahan yang Maha Indah ini, lebih baik kulantunkan lagu pujian terindah yang dapat kupersembahkan pada Nya di malam hening ini... 

Ya Allah, terimakasihku tak akan dapat menggantikan seluruh kenikmatan yang selalu Kau curahkan padaku, terima lah sujud ku ya Habibi....Jika keberadaanku saat ini adalah kehendak Mu maka limpahi aku dengan kasih Mu... kasih yang tak bertepi... dan jemputlah aku dalam pulangku... Aamiin YRA

Wednesday, 7 August 2013

Can't fight this feeling any longer...

Allahu akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar...

Suara itu begitu menghujam sanubariku yang paling dalam. Hati ini menangis tak terperi... Suasana di Masjidil Haram tahun lalu di hari ini masih begitu kental menyelimuti jiwa ini... ugh... Sejak semalam entah berapa kali emosi ini membuncah... I cant fight this feeling any longer... Entah apa namanya... Emosi apa... I dont know exactly what happened with me.... Tapi rasanya di akhir bulan Ramadan yang penuh rahmah dan maghfirah ini... Aku sangat terpuruk dalam alpanya dunia... Aku merasa belum banyak berbuat tetapi tetap dilimpahi berjuta keberkahan... hikksss... I dont know what to say... Thank You Allah... Walhamdulillah...

Ada sajadah panjang terbentang
... tersungkur hamba...

***Can't fight this feeling any longer... I do love you sweetheart... ***
***Tunggu aku di perbatasan sana***