Thursday, 26 December 2013

Pada-Mu ku-berharap...


Tafsir Surat Al-Insyirah

1.  Bukankah kami Telah melapangkan untukmu dadamu?
2.  Dan kami Telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
3.  Yang memberatkan punggungmu?
4.  Dan kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,
5.  Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6.  Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
7.  Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,
8.  Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Sunday, 22 December 2013

Sederhana...


Kebahagiaan itu sangat sederhana...
Namun menghanyutkan...



.....Bahagianya Berbagi.....
***Ternyata sesekali bergaya narsis seperti mbak Ipaq asyik juga... Hehehe***
Sydney, November 17, 2013


Fix You...


When you try your best, but you don't succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can't sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you're too in love to let it go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face
And I...

Tears stream down your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face
And I...

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you


CORDPLAY
Writer(s): Guy Rupert Berryman, Christopher Anthony John Martin, Jonathan Mark Buckland, William Champion
Copyright: Universal Music Publishing MGB Ltd.


***Thank You Allah***
***For give me a great reason to survive***
***For give me a strength passion to love***
***For give me a wonderful life to live with in***

***Thank you Gama for reminding me, what life meant to be***


How will you ready? 
Fight Domestic Violence Campaign at Sydney Traffic Light
Sydney, November 17, 2013


Friday, 20 December 2013

Kepalsuan...

Kekagumanku semakin tinggi...
Keraguanku semakin pudar...
Keyakinanku semakin nyata...

Kehadiranmu semakin bermakna...
Kepandaianmu semakin berlaga...
Kepiawaianmu semakin berkibar...

Namun...
Keterpurukanmu semakin tak terelakkan...
Karena...
Keterbukaanmu semakin tak terbuktikan...
Kecuali...
Keterbatasanmu semakin tak terlupakan...


***sepenuh rinduku di sepertiga malam terakhir***


Monday, 9 December 2013

Assessing...

*Lesson Learnt from Cochrane Collaboration*

Assessing the risk...
Assessing the bias...
Assessing the risk of bias...

Those three things that I forgot before making the decision...
Yet I am glad as it is now...

Alhamdulillah...


Saturday, 30 November 2013

Reminder... (2)

أَيۡنَمَا تَكُونُواْ يُدۡرِككُّمُ ٱلۡمَوۡتُ وَلَوۡ كُنتُمۡ فِى بُرُوجٍ۬ مُّشَيَّدَةٍ۬‌ۗ 
Wheresoever ye may be, death will overtake you, even though ye were in lofty towers. (Quran 4:78)

وَلَلۡأَخِرَةُ خَيۡرٌ۬ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ
And verily the hereafter will be better for thee than the present. (Quran 93:4)


Gyeoungbokgung Palace, Seoul, South Korea


Properly exhausted, yet extremely excited
Feeling so blessed, yet completely embarrassed 
Thank You Allah
For the wonderful life I have
Pour me with Your Love, and
Welcome me into Your Promise
In shaa Allah

***Lady in Red***


Wednesday, 27 November 2013

Reminder... (1)

Di kota ini...
Tujuh tahun silam...
Kutumpahkan segala rasa...
Kulepaskan semua lelah...
Agar dapat kuraih impianku...
Yang terbentang di awan...
Yang segera menaburkan butiran salju...
Dan menyapaku dalam hening...
Kurindu hadirmu...
Di kota ini...


***Whose request ??? Nyanyi aja ah***

The falling leaves drift by the window
The autumn leaves of red and gold
I see your lips, the summer kisses
The sun-burned hand, I used to hold

Since you went away, the days grow long
And soon I'll hear old winter's song
But I miss you most of all my darling
When autumn leaves star to fall

Autumn Leaves - Frank Sinatra
Writer(s): Kosma/Prevert/Mercer

Tuesday, 19 November 2013

Pebbles...

Hanya batu kerikil...
Yang sengaja dihadirkan dalam hidup ini...
Agar fondasi yang ada kian bertambah kuat...
Percayalah...


***Lady in purple***

Tuesday, 12 November 2013

Rasa Jiwa....


... ... ... ... ... ... ... ... ...
Meredam rasa...
Dalam keheningan alam...
Meraih kebeningan jiwa...
... ... ... ... ... ... ... ... ...


***Allah tidak pernah tidur***
***Biarkan Allah menyelesaikan apa yang tersisa***
***Love n Light... Always***


Belajar....


Doa mau belajar

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
"Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima."

HR. Ibnu As-Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah, no. 54, dan Ibnu Majah no. 925. Isnadnya hasan menurut Abdul Qadir dan Syu’aib Al-Arna’uth dalam tahqiq Zad Al-Ma’ad 2/375.


اَللَّهُمَّ اِنْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَارْزُقْنِي عِلْمًا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاَللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ اَلنَّارِ
"Ya Allah, manfaatkanlah untuk diriku apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku dan ajarilah aku dengan apa yang bermanfaat bagiku dan limpahkanlah rizqi berupa ilmu yang bermanfaat bagiku. Tambahkanlah ilmu kepadaku. Segala puji bagi Allah dalam keadaan apapun dan aku berlindung kepada Allah dari keadaan penghuni neraka."

Riwayat Nasai dan Hakim dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu dan riwayat Tirmidzi dengan sanad hasan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu.


Doa setelah belajar

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
“Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/153. Dari Aisyah Radhiallahu’anha, dia berkata: “Setiap Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam duduk di suatu tempat, setiap membaca Al-Qur’an dan setiap melakukan shalat, beliau mengakhirinya dengan beberapa kalimat.” Aisyah Radhiallahu’anha berkata: Aku berkata: “Wahai Rasululllah! Aku melihat engkau setiap duduk di suatu majelis, membaca Al-Qur’an atau melakukan shalat, engkau selalu mengakhiri dengan beberapa kalimat itu.” Beliau bersabda: “Ya, barangsiapa yang berkata baik akan distempel pada kebaikan itu (pahala bacaan kalimat tersebut), barangsiapa yang berkata jelek, maka kalimat tersebut merupakan penghapusnya. (Kalimat itu adalah: Subhaanaka wa bihamdika laa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik).” HR. An-Nasa’i dalam kitab ‘Amalul Yaum wal Lailah, hal. 308. Imam Ahmad 6/77. Dr. Faruq Hamadah menyatakan, hadits tersebut shahih dalam Tahqiq ‘Amalul Yaum wal Lailah, karya An-Nasa’i hal. 273.


***Ya Allah berkahilah perjalanan ini, sebagai bagian dari ibadah kami***
***Limpahi kami dengan ridla dan kasih sayang-Mu***


http://sunniy.wordpress.com/2010/08/04/doa-doa-ketika-menuntut-ilmu/

Sunday, 27 October 2013

Biar Semua Hilang...

Akhirnya semua telah sirna...
getar asmarapun pudar di dalam dada
Dan diantara kita t’lah tak ada...
rasa saling seia sekata

*
Hari ini, atau esok lusa...
kita kan berpisah untuk selama-lamanya
Agar takkan lagi kurasa...
duka derita hidup bersama

**
Usah lagi... perpisahan jadi beban d hati
Takkan lagi... ada harapan kita tuk kembali

***
Biar semua hilang, bagai mimpi-mimpi
Biar semua hilang, usah kau sesali
Biar semua hilang, bagai mimpi-mimpi
Biar semua hilang, usah kau sesali

*, ** , *** , ***

***Happy always with my beloved ones at my happiest palace***

Tiba-tiba sejak semalam teringat masa-masa tinggal di kost2an Sendowo B48C tahun 1984-1987. Zaman segitu kost2an campur masih lumrah dan tetap punya sopan santun. Kita menjadi satu keluarga besar yang tidak terpisahkan, teman siapapun menjadi teman kita, keluarga siapapun menjadi keluarga kita... Satu kebiasaan yang susah dihindari, tetapi sepertinya malah dinikmati oleh penghuni Sendowo B48C lainnya adalah... kebiasaanku berduet dengan mas Muchlis di kamar mandi, yang walau terpisah, tetapi kita bisa menyanyi bersahut2an... lagu2 Nicky Astria seperti Biar Semua Hilang ini merupakan lagu favoritku, karena sesuai dengan beat suara yang ada, bisa keluar lepas, berteriak sekuat tenaga... hihihi... krn saat itu masuk FK UGM serasa nightmare, lebih banyak takutnya daripada senangnya... gak yakin apa bisa jadi dokter atau enggak... hehehe... yah, kalau ingat zaman semono, rasanya geli juga... juga ingat masa dulu setiap jumat siang asyik di depan radio ngedengerin tangga lagu dari PRSNI. Terus kalau ada lagu baru, kita langsung berlomba2 menghafalkan lagu itu... lebih cepat dari mengahafalkan pelajaran anatomi ataupun histologi sekalipun... hihihihi... tidak ada satu lagupun yang luput dari hafalanku, mulai langgam Jawa, dangdut, pop, jazz, bossas, dari yang berbahasa jawa, indo maupun inggirs, lahap habis... hihihi... belum lagi perjuanganku untuk ikut lomba nyanyi di Geronimo, walau harus bersusah payah cari telpon umum yang gak banyak orang, karena saat itu kost2an gak ada telpon dan yang terdekat ya cuma telpon umum di UGD Sardjito... dan akhirnya menyanyilah diriku di telpon umum dengan suara yang lantang... rasanya malu boooo kalau ingat itu... tapi kok ya saat itu tetap aja cuek, benar2 aneh bin ajaib... gak pernah menang tapi tetap senang... selalu... hihihihi.. Sekarang after some years, tiba2 aku dan teman2 kost dipertemukan di dunia yang penuh kemajuan teknologi ini... aaakhhhh... gak tahan nunggu tgl 8 Des ini, mg2 kita diberi kesehatan dan umur panjang agar dapat bersilaturahim kembali...mbak Mama, mbak Happy, Dadah, Amik, Nana, mas Muchlis, mas Iwan, mas Toni, Munawar, Toton, mas Iskak...huuuuuuu.... miss you guys!!!

Sunday, 6 October 2013

Kembali...

Tiada satu kata pun yang dapat mengungkapkan gejolak jiwa  ini...
Selain syukur atas nikmatMu yang tiada ada henti...
Sampai tiba saatnya nanti...
Kembali...

***silent for harmony on my 47-birthday***
Please cross our fingers for you, for me, for us...


Tuesday, 27 August 2013

Doaku...


... ... ... ... ... ... ... ... ...
Hanya untuk-mu
Sepenuh jiwa dan raga
Tak terbatas ruang dan waktu
Genggamlah asa-ku
Yang tak lekang oleh dunia
... ... ... ... ... ... ... ... ...

***Special for my beloved one, Allah loves you***


Tuesday, 13 August 2013

Penuh...


Dalam gelimang bintang-Mu, kulantunkan doaku... penuh...
Walau perihku tetap menghujam hati dan enggan enyah...
... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dalam hening malam-Mu, kutundukkan jiwaku... penuh...
Walau corengku tetap mengisi hidup dan enggan luruh...
 ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dalam dermaga kasih-Mu, kulabuhkan cintaku... penuh...
Walau cintaku tetap mengarungi samudra dan enggan lelah...
 ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Dan...
... ... ... ... ... ... ... ... ...
Pencundang ini hanya mampu bersenandung pujian... tanpa mampu menatap-Mu... namun tetap... tersungkur... penuh...



 A Perseid meteor over cliff-side monasteries in Meteora, Greece.
 http://images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/702/cache/early-perseid-meteor-2013_70248_600x450.jpg


Malam ini pikiranku penuh dengan setumpuk rencana, dalam menghantarkan anak-anakku tercinta meraih cita-cita... selalu kutanamkan pada mereka bagaimana pentingnya menuntut ilmu, yang Insya Allah bermanfaat dan barokah utk diri sendiri dan sekitarnya... ibu dan bapak, kelak, tak akan mampu memberimu harta berlimpah, hanya ilmu yang dapat menjadi bekal, namun itupun harus kalian cari sendiri... Ya, satu demi satu wajah anakku hadir dalam doaku... dan di tengah sungkurku yang hening ini, hadir sebuah sms dari seorang sahabat yang memintaku untuk mengambil foto bintang di malam ini... Bersegeralah aku membuka National Geographic website, Alhamdulillah masih ada waktu untuk melihat meteor terindah yang diperkirakan akan tampak dari Indonesia Bagian Barat pada Selasa ini pukul 00.00 sampai menjelang fajar. Setelah menolong persalinan di RSUP Dr. Sardjito pukul 00.15, aku menyempatkan diri untuk mengambil kamera dan menatap langit lepas... 

Subhanallah, begitu indah hamparan berjuta bintang di sana... langit yang hitam kelam, berpendar bak berlian dengan cahayanya yang berkilauan... Aku tak mampu lagi mengarahkan kameraku ke langit, karena aku yakin kameraku tak akan mampu menunjukkan keindahan yang Maha Indah ini, lebih baik kulantunkan lagu pujian terindah yang dapat kupersembahkan pada Nya di malam hening ini... 

Ya Allah, terimakasihku tak akan dapat menggantikan seluruh kenikmatan yang selalu Kau curahkan padaku, terima lah sujud ku ya Habibi....Jika keberadaanku saat ini adalah kehendak Mu maka limpahi aku dengan kasih Mu... kasih yang tak bertepi... dan jemputlah aku dalam pulangku... Aamiin YRA

Wednesday, 7 August 2013

Can't fight this feeling any longer...

Allahu akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar...

Suara itu begitu menghujam sanubariku yang paling dalam. Hati ini menangis tak terperi... Suasana di Masjidil Haram tahun lalu di hari ini masih begitu kental menyelimuti jiwa ini... ugh... Sejak semalam entah berapa kali emosi ini membuncah... I cant fight this feeling any longer... Entah apa namanya... Emosi apa... I dont know exactly what happened with me.... Tapi rasanya di akhir bulan Ramadan yang penuh rahmah dan maghfirah ini... Aku sangat terpuruk dalam alpanya dunia... Aku merasa belum banyak berbuat tetapi tetap dilimpahi berjuta keberkahan... hikksss... I dont know what to say... Thank You Allah... Walhamdulillah...

Ada sajadah panjang terbentang
... tersungkur hamba...

***Can't fight this feeling any longer... I do love you sweetheart... ***
***Tunggu aku di perbatasan sana***

Wednesday, 17 July 2013

Medali Perak...


Jiwamu ada...
di setiap sudut kamar ini...
Dan aku tetap termenung tak penat menunggumu...

Hadirmu ada...
tetap di setiap sudut kamar ini...
Dan aku masih terhenyak tak kuasa meraihmu...

Hanya satu pintaku...
Sambutlah aku...
Di ujung penantianku yang fana...


*Happy Anniversary - 25 years - July 17, 1988-2013*

Andai kau hadir di sini, saat ini, akan kulabuhkan semua kepenatan yang ada... akan kutebarkan kebahagiaanku yang membuncah setiap kali menatap wajah-wajah innocent anak-anak kita saat mereka tidur... kuatkanlah aku untuk tetap tegar mengantarkan mereka yang kini telah beranjak dewasa... yang kemudian satu demi satu akan meninggalkanku, membangun mahligai kehidupan baru... 
Andai kau dapat menemaniku sepanjang hidupku... berilah kehangatan pada jiwa yang rapuh ini... untuk meraih maghfirah Allah, agar dapat berjumpa dengan mu... I love you mas Yo... I do love you...
 

Sunday, 14 July 2013

You'll See...


You think that I can't live without your love...You'll see...
You think I can't go on another day...
You think I have nothing; Without you by my side...
You'll see... Somehow, some way...

You think that I can never laugh again... You'll see...
You think that you destroyed my faith in love...
You think after all you've done; I'll never find my way back home...
You'll see... Somehow, someday...

All by myself... I don't need anyone at all
I know I'll survive... I know I'll stay alive
All on my own... I don't need anyone this time
It will be mine... No one can take it from me
You'll see...

You think that you are strong, but you are weak... You'll see...
It takes more strength to cry, admit defeat...
I have truth on my side; You only have deceit...
You'll see... somehow, someday...

All by myself... I don't need anyone at all
I know I'll survive... I know I'll stay alive
I'll stand on my own... I won't need anyone this time
It will be mine... No one can take it from me
You'll see...

You'll see, you'll see
You'll see, mmmm, mmmm


*Cukuplah keberadaan aku dan Allah* 
*Hanya pada-Mu aku berserah, tunduk dan berlindung... Dzat yang Maha Perkasa dan Penyayang... Tiada Allah selain Engkau, ya Habibi*
*Hening di Tengah Keramaian*

Renungan Ramadan 1434 H (4)................. *Rahasia Bersabar di Balik Musibah*


Tidaklah sekali-kali Allah mengambil sesuatu dari hamba-Nya. Bahkan sebenarnya, Allah akan menggantinya bagi si hamba dengan yang lebih baik jika bersabar dan berharap pahala dari-Nya.

Allah SWT berfiriman dalam sebuah Hadis Qudsi, “Barang siapa yang Kuambil kedua anggota tubuh kesayangannya (yakni kedua matanya), lalu ia bersabar, niscaya Aku masukkan dia ke dalam surga sebagai ganti keduanya. Barang siapa yang Aku cabut nyawa buah hati-Nya dari kalangan penduduk dunia, kemudian ia berharap pahala (dari-Ku), niscaya Aku berikan surga kepadanya sebagai ganti-Nya.”

Jadi, janganlah meratapi musibah yang menimpa diri. Sesungguhnya Allah tengah mempersiapkan surga baginya. Pahala dan ganti yang besar telah menantinya jika ia lulus dalam ‘ujian’ kehidupan.

Sesungguhnya para wali Allah adalah orang yang paling banyak mengalami musibah dan cobaan. Mereka menjadi pusat perhatian kelak di surga Firdaus, karena dikatakan kepada mereka,



“Kesejahteraan dan kebahagiaan bagi kalian, karena kalian telah bersabar dalam menaati Allah dan menerima cobaan-Nya. Surga adalah sebaik-baik tempat kesudahan.” (QS. Ar-Ra'd:24).

Suatu musibah yang dihadapi dengan kesabaran akan mempunyai dua hasil. Pahalanya di akhirat nanti dan gantinya di dunia dengan yang lebih baik.


 “Mereka itulah orang-orang yang mendapat ampunan dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah:157).

Selamat buat orang-orang yang mengalami musibah dan bencana, karena mereka akan mendapatkan berita gembira ini. Sesungguhnya usia dunia ini sangat pendek dan kekayaan yang ada padanya tiada harganya, sedang pahala di akhirat lebih baik dan lebih kekal.

Jadi,  siapa yang mendapat musibah di negeri dunia ini, maka ia akan beroleh kecukupan di akhirat sana. Barang siapa yang mengalami kelelahan di dunia (karena melaksanakan ketaatan atau mendapat musibah), maka ia akan beroleh kerehatan di sana.

Adapun orang-orang yang menggantungkan dirinya dengan dunia, merindukannya, dan merasa tenang dengannya, maka hal terberat yang dirasakan oleh hati mereka adalah bila tidak mendapatkan bagian darinya dan tidak mendapatkan kesenangannya.

Demikian itu karena mereka hanya menginginkan dunia semata. Oleh sebab itu, terasa beratlah bagi mereka setiap musibah dan bencana yang menimpa diri mereka di dalamnya, sebab mereka hanya memandang ke bawah telapak kaki mereka, dan mereka tidak mau melihat, kecuali hanya ke arah dunia yang fana, murah, dan tiada harganya.

Wahai orang-orang yang mengalami musibah, sebenarnya tiada sesuatu pun yang hilang dari kalian, bahkan sebenarnya kalian adalah orang-orang yang beroleh keuntungan. Sesungguhnya musibah yang dikirimkan kepada kalian itu mengandung berita yang mewartakan akan adanya kelembutan, kasih sayang, pahala, dan pilihan yang terbaik bagi kalian.

Sesungguhnya sudah menjadi keharusan bagi orang yang tertimpa musibah untuk bersikap tabah dan sabar agar kelak ia dapat melihat keuntungan yang akan diperolehnya di kemudian hari. Anggaplah musibah yang menimpa sebagai rahmat sekalipun terlihat menderita karenanya.


 Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat (surga) dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa (neraka)." (QS. Al-Hadiid: 13)

Ketahuilah bahwa pahala yang ada di sisi Allah itu lebih baik, lebih kekal, lebih menyenangkan, lebih nikmat, lebih mulia, dan lebih tinggi.


(REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Hannan Putra)
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/13/03/18/mjux3y-inilah-rahasia-bersabar-di-balik-musibah

Friday, 12 July 2013

Renungan Ramadan 1434 H (3)................. *The art of bad news delivery*


"Menyampaikan berita buruk secara profesional dengan menjunjung tinggi etika kedokteran" merupakan salah satu area kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter, sebagai bagian dari kemampuan dalam ranah "Komunikasi Efektif"... Dalam Kurikulum Pendidikan Dokter FK UGM 2012, materi ini mulai diberikan sejak mahasiswa masuk tahun ke dua... It is not an easy task, but we have to face it, almost everyday in our daily life... sedikit demi sedikit, kasus demi kasus yang ditemui merupakan pembelajaran yang sangat bermakna dalam meningkatkan kemampuan ini..But... when it comes to your own family... it is really tough...

Alhamdulillah... I did it this morning... I've delivered the bad news to my beloved children...Maafkan ibu yang telah sekian lama diam membisu atas apa yang terjadi; dan terima kasih atas pengertian dan kesabaran kalian selama ini... Ibu sangat appreciate bahwa kalian hanya diam saja, dan tidak bertanya apa yang terjadi walau semuanya jelas di depan mata... Ibu tahu ini semua karena kalian percaya ibu dapat menyelesaikan semua ini dengan baik... Thank you my beloved ones...

Ibu kagum kalian telah melaksanakan sebagian dari apa yang diwejangkan YangKung dan Bapak mengenai kehidupan... Apa yang harus kamu tahu, pasti orang lain akan memberitahu; Apa yang orang lain harus tahu, sebaiknya kamu beritahu; Tetapi jangan suka ingin tahu urusan orang lain... Mbok menowo luwih becik kowe ora ngerti, tinimbang kowe ngerti... Subhanallah... ini adalah salah satu bentuk trust dalam berhubungan sosial, baik dlm keluarga antara kakak-adik-orangtua, maupun hubungan antara suami dan istri... atau bahkan dalam bersosial di masyarakat, sesama teman sekolah, teman bermain dan di tempat kerja... we trust each other... dan jangan sekali-kali lengah atas kepercayaan yang telah diberikan orang kepada kita... Insya Allah, semuanya akan dimudahkan... Aamiin YRA...

Bismillah... masa lalu biarlah punya masa lalu, masa kini merupakan hadiah dari Allah untuk selalu kita syukuri... masa depan merupakan sesuatu yang harus kita raih dengan suka cita, karena kita percaya Allah akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita...

Love you so much sweetheart... Maafkan ibu...

*Tak terasa airmata mengalir dengan deras... terima kasih ya Allah, atas nikmatMu yang tiada henti ini... terimakasih telah kau hadirkan anak-anak yang terus menguatkanku untuk dapat melangkah dengan tegar... Bimbinglah kami agar selalu masuk dalam golongan orang yang dirindukan oleh surgaMu... Aamiin YRA*


Wednesday, 10 July 2013

Renungan Ramadan 1434 H (2)................. *Rumahku Surgaku*


Perbincangan antara ibu, anak dan menantu sore tadi membuat aku ingin menulis tentang dunia rumah tangga yang mungkin masih jauh dari anganku saat ini... tapi dengan tidak  mengurangi rasa hormat pada siapapun yang membaca tulisan ini... aku ingin sharing yang apa yang aku peroleh dari obrolan ringan menjelang iftar sore tadi... hmmm... Bismillahirrahmirrahiim...

Untuk membangun rumah tangga yang harmonis diperlukan dua orang, yaitu pasangan suami istri; tetapi untuk meruntuhkannya hanya diperlukan satu orang saja... *Subhanallah, Maha Suci Engkau ya Allah*... sebab itu perlu disikapi dengan arif, bahwa tugas dan kewajiban suami merupakan hak istri, dan sebaliknya, tugas dan kewajiban istri adalah hak suami... Salah satu yang menjadi hak keduanya adalah menjaga rahasia diantara mereka berdua...Hendaknya seorang suami/istri menjaga rahasia keluarganya dengan tidak menceritakan hubungan pasutri-nya kepada orang lain..

 Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
إنَّ مِنْ أشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ القِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِي إِلَى الْمَرْأةِ وتُفْضِي إِلَيْهِ ، ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا
“Sesungguhnya sebesar-besarnya marah di sisi Allah pada hari kiamat ialah seorang lelaki yang menerangkan rahasia kepada istrinya dan begitupula istri kepada suami, kemudian (suami/istri) menyiar-nyiarkan rahasia itu.” (HR. Muslim)

Dalam kehidupan ber-rumah tangga, masalah akan datang silih berganti. Alpa dan amarah sering kali tidak terkendali, namun seyogyanya janganlah kita mempermalukan pasangan kita di depan orang lain. Boleh jadi mungkin kita yang salah dalam menginterpretasikan apa yang selama ini terjadi, dan mungkin orang yang kita ceritakan ternyata lebih baik di muka Allah... Wallahu alam... 

Allahumma innii zhalamtu nafsii zhulman katsiiran, wa laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta, faghfirlii maghfiratan min ‘indika, war hamnii innaka anta ghafuurur rahiim... Yaa Allah, seseungguhnya aku telah banyak menzhalimi diriku sendiri, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, maka ampunilah aku dengan ampunan di sisi-Mu, berikanlah aku rahmat. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang... (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ya Allah jadikanlah rumahku adalah surgaku... tempat beribadah terindah... mengais rahmat-Mu... Aamiin YRA...

*Kala duduk hening di sudut peraduan rinduku pada-Mu di sepertiga malam terakhir, 2 Ramadan 1434 H*
 

Tuesday, 9 July 2013

Renungan Ramadan 1434 H (1)................. *Hanya Takut Kepada Allah SWT*




QS Al-Baqarah 40: Hai Bani Israil [*], ingatlah akan ni'mat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku [**], niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).

[*] Israil adalah sebutan bagi Nabi Ya'qub. Bani Israil adalah turunan Nabi Ya'qub; sekarang terkenal dengan bangsa Yahudi.
[**] Janji Bani Israil kepada Tuhan ialah: bahwa mereka akan menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, serta beriman kepada Rasul-Rasul-nya di antaranya Nabi Muhammad SAW sebagaimana yang tersebut di dalam Taurat.
(http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/2/30)

Di saat prahara melanda, biasanya dengan serta merta api amarah datang menyerbu tanpa ampun... dan... semalam, di antara rasa gundah -dalam menentukan awal Ramadan- dan luapan emosi yang hampir jebol... aku larut dalam dialog tunggal - aku dan diriku- tiada engkau dan tiada mereka, hanya aku dan diriku...seperti memutar film flashback, aku kuatkan hatiku untuk melangkah lebih pasti, bahwa ini adalah jalanku yang telah dipilihkan Allah, mungkin langkah ini bukan langkah yang tepat untuk sebagian orang, tapi aku sangat berharap dapat terus mendekatkan Ku pada Nya, menghamparkan ladang ibadahku hanya pada Nya, membulatkan tekadku pada satu takut, yaitu takut kepada Allah, satu tunduk yaitu hanya tunduk kepada Allah... 

Saat tadarus sehabis shubuh pagi tadi... aku terhenyak, seketika airmata ini tak dapat dibendung lg... Surat Albaqarah, ayat ke-40 ini, membuatku tak dapat meneruskan tadarus pg ini, seketika semua membuncah, duh gusti...Laa Ilaaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadz0dzoolimiin...

Terkadang rasa malu menghimpit dada ini, karena sering kali rasa takut itu hinggap begitu saja, takut kepada seseorang, takut akan gunjingan... padahal Allah berfirman bahwa Allah akan memenuhi Janji-Nya, asal kita selalu bersyukur atas nikmat-Nya dan memenuhi janji kita pada Nya, yaitu hanya menyembah pada Allah, dan tidak mempersekutukan-Nya..."hanya kepada Allah aku harus takut dan tunduk"... Sanggupkan aku istiqomah dalam Iman dan Islam??? ... Insya Allah...

Sunday, 7 July 2013

I WIll Survive !!!


At first I was afraid, I was petrified
Kept thinking I could never live, without you by my side
But then I spent so many nights, thinking how you did me wrong
And I grew strong, And I learned how to get along

And so you're back, from outer space
I just walked in to find you here, with that sad look upon your face
I should have changed that stupid lock
I should have made you leave your key
If I had known for just one second, you'd be back to bother me

Go on now go walk out the door
Just turn around now, 'cause you're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to hurt me with goodbye
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I... I will survive
Oh as long as i know how to love
I know I'll stay alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
and I'll survive... I will survive (hey hey)

It took all the strength I had... not to fall apart
Kept trying hard to mend... the pieces of my broken heart
and I spent oh so many nights... just feeling sorry for myself
I used to cry... But now I hold my head up high

And you see me... somebody new
I'm not that chained up little girl who's still in love with you
and so you felt like dropping in...
and just expect me to be free
But now I'm saving all my loving...for someone who's loving me

Go on now go walk out the door
Just turn around now, 'cause you're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with goodbye
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I... I will survive
Oh as long as i know how to love
I know I'll stay alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
and I'll survive... I will survive (oh)

Go on now go, walk out the door
Just turn around now, 'cause you're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with goodbye
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I... I will survive
Oh as long as i know how to love
I know I'll stay alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
and I'll survive... I will survive
I will survive...!


*Sejak pertama kali denger lagi ini, saat aku masih muda belia, pengen banget bisa nyanyi loudly and proudly seperti Gloria Gaynor... hihihihi... tapi sampai saat ini, masih aja seperti orang dikejar maling ayam... terengah-engah dan tergagap-gagap... hehehe... Ingat zaman semono, saat semuanya luluh lantah, namun tetap ingin terus berdiri tegar... Semoga selalu dapat mensyukuri segala nikmat Allah yang berlimpah dan tak pernah ada habisnya... Alhamdulillah...*


Thursday, 16 May 2013

Di Balik Awan...

Berkelibat kenangan yang menyibakkan angan...
Yang entah telah berapa lama terpendam dengan indah...
Ku ingin larut dalam genggaman erat cengkeraman alam...
Yang kemudian terbang tinggi ke lautan haru biru...

Bersujud... dalam haribaan si Empunya hidup...

Di balik awan...



*20130516, 01.00... saat lantunan suara Michael Bolton mendayukan lagu love is beautiful, mengajak anganku terbang menemuimu di dunia yang berbeda... aku rindu...di balik awan...* 

Thursday, 9 May 2013

Happy Milad Om Pip...

Walau terlambat... akhirnya kita bisa berkumpul lagi... mensyukuri karunia Allah yang tak terkira nikmatnya...
Alhamdulillah, tak terasa Om Pip sudah menginjak usia 24 tahun... Semoga selalu sehat, diberi umur panjang yang barokah, dan bermanfaat untuk semesta alam seisinya... Aamiin YRA... *Love n Light always*




30 April 1989 - 2013

Saturday, 20 April 2013

Asa dalam Hening


Tak ada yang kupinta...
Selain hening...
Di sini...
Di lubuk hati yang tersunyi...

Tak ada yang kuharap...
Selain asa...
Di sini...
Di tepi titian yang tercabik...



***Pelipur and penyejuk jiwa, my beloved grand-daughter, Nadya, 20130317***

Banyak sudah agenda kehidupan yang masuk dalam rencana dan memenuhi ruang pikirku. Sebagian agenda itu, dalam waktu dekat, harus dihadapi serta dilaksanakan dengan baik. Jujur kuakui terkadang ada keraguan akan kemampuan diri dalam menjalani semua ini. But, with You, Allah, everything will be easy, and with all of you around me, I know I can pass through these hard days happily. 
Walau tidak selalu sempurna, namun kuyakin, semua akan indah pada waktunya. 
Terimakasih Allah atas segala kenikmatan yang selalu hadir salam diri ini, dan berilah aku kesempatan untuk berkarya melebihi batas usiaku. Aamiin YRA.
*Hadir Mu & mu, Kuatkan ku*

Sunday, 27 January 2013

Cinta Sejati (OST Habibie & Ainun)


Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati


*** My light and my heart ***
Bersyukur dan jalani yang dapat dilaksanakan... 
Selebihnya... serahkan pada Ilahi Rabbi.
 

Sunday, 13 January 2013

Tangis Bahagia...


Jarum panjang di dinding terus bergerak... Angka 12 pun terlewati...

Alhamdulillah... Terima kasih ya Allahu Rabbi, atas nikmat yang tak terkira pada diri yang tak pernah mampu bersyukur dengan khusyu'...
Kehangatan menyeruak... menyelimuti dada... seiring air yang menyerombol begitu saja dari sudut mata ini...

Subhanallah, sinar mentari yang belum munculpun, seakan mampu menyemangati jiwa ini, untuk bercerita pada dunia bahwa hari ini adalah hari terindah untuk berkata: "Selamat jalan anakku,  jadilah pemimpin yang amanah, yang istiqomah berpijak pada ridla Allah..."

Anakku... Langkahku terasa semakin lamban, seperti saat aku pertama kali mengajari engkau belajar berjalan. Tertatih-tatih namun tetap penuh harap, agar engkau tidak terjatuh dan terluka... Kini aku tak dapat lagi menyamai langkah tegapmu, aku tak dapat lagi berlari menangkapmu...

Maafkan ibumu sayang... Teruslah berlari, jangan pernah menengok ke belakang, karena aku akan tetap ada untukmu... walau hanya dalam doa.... Karena aku tahu pasti, Allah akan menjagamu, dalam mengaruhi bahtera kehidupan yang kau pilih dan Allah pilihkan untukmu...

Kata yang ada... sebanyak butiran pasir di pantai pun, tak akan dapat menggambarkan perasaanku saat ini... Biarkan tangis bahagiaku dan hatiku yang berkata "How much I love you my beloved son, Akhmad Suryonurafif"...
Just feel it with your heart sayang...
Feel it, sebagaimana kucurahkan darahku pada dirimu saat kau berada di dalam rahimku...
Feel it, sebagaimana kuberikan air susuku saat engkau merajuk dalam pelukku...
Feel it, sebagaimana kualunkan suara lirihku saat menidurkanmu dengan penuh doa...

Doa ibu lah yang akan selalu menyertai dalam setiap nafas dan langkahmu...

*Harus kusudahi tulisan ini, karena aku tak ingin esok pagi hadir dengan mata lebam. Aku ingin tampil tegar dan cantik di mata anakku. Aku ingin terus membanjiri anakku dengan kebahagiaan dan doa, dengan kasih yang tak ingin berbalik. I love you sweetheart... Doakan bapak, yang juga tersenyum di sana, yang juga mengantar mas Afif menuju kebahagiaan lahir dan batin, yang juga berdoa untuk mas Afif dalam mencapai kemaslahatan dunia akhirat... Allahumaghfirlahu, warhamhu, waafihi, wa'fuanhu... Aamiin YRA*