Friday, 20 February 2009

Home by the Sea...


Creeping up the blind side, shinning up the wall
Stealing thru the dark of night
Climbing thru a window, stepping to the floor
Checking to the left and the right
Picking up the pieces, putting them away
Something doesnt feel quite right

Help me someone, let me out of here
Then out of the dark was suddenly heard
Welcome to the home by the sea

Coming out the woodwork, thru the open door
Pushing from above and below
Shadows but no substance, in the shape of men
Round and down and sideways they go
Adrift without direction, eyes that hold despair
Then as one they sign and they moan

Help us someone, let us out of here
Living here so long undisturbed
Dreaming of the time we were free
So many years ago
Before the time when we first heard
Welcome to the home by the sea

Sit down sit down
Sit down sit down sit down
As we relive our lives in what we tell you

Images of sorrow, pictures of delight
Things that go to make up a life
Endless days of summer longer nights of gloom
Waiting for the morning light
Scenes of unimportance, photos in a frame
Things that go to make up a life

Help us someone, let us out of here
Cos living here so long undisturbed
Dreaming of the time we were free
So many years ago
Before the time when we first heard
Welcome to the home by the sea

Sit down sit down
Sit down sit down sit down sit down
As we relive out lives in what we tell you
Let us relive out lives in what we tell you

Sit down sit down sit down
Cos you wont get away
No with us you will stay
For the rest of your days - sit down
As we relive our lives in what we tell you
Let us relive our lives in what we tell you

***Genesis in my echo-mind, while my soul is playing around with U n u... trying to solve the puzzle of life... *Upppsss, bisa pa ya?*... Buat Allah ya gak ada yang tidak mungkin... Kun Fayakun..... Feb 20, 2009; 03.30am***

Thursday, 19 February 2009

U and u...


Wanna have those silent moments... again n again... always...
.......... with U and u ..........

Exploring the words... *broken words*.... of miss & love....
.......... to U and u ..........

Full of dots... which mean anything... everything... manything...
.......... about U and u ..........

Dots that can fly high... across the clouds, without any border...
.......... to U and u ..........

Touching ... Hugging ... Caressing
.......... My soul ..........
.......... Your soul ..........
.......... Our soul ..........

***Adopted from short soul confessions; on my bed, Feb 19, 2009, 01.25*

***Saat ku terengah dalam upaya mengenyahkan gundah, di keheningan malam, yang enggan beranjak... Selamat dinihari Kasih... Kau hadir kembali dalam dunia sadarku... Terimakasih ya Allah... Izinkan aku terlelap dalam rengkuhan jiwa-mu yang hangat... I miss u so much sweetheart...***

Tuesday, 17 February 2009

Jiwa-ku pada-MU...

Jiwa-ku merindu...
Jiwa-ku membiru...
Jiwa-ku menderu...
Jiwa-ku menyeru...

Seruan rindu yang biru... menderu...

Hanya pada-mu...
Jika dari-MU...
Hilang untuk-mu...
Jika ridla-MU...

Dari-MU dan ridla-MU... untuk-mu... menghilang...

***Saat hening bersama jiwa yang bening... Sardjito Hospital, Feb 17, 2009; 12.00***

Monday, 16 February 2009

Milik kami...

.....
..... .....
..... ..... .....
Saat nama bergema.....
Gelegak darahpun bergemuruh.....

.....
..... .....
..... ..... .....
Rindu ini milik kami.....
Hanya pada MU.....

Wednesday, 11 February 2009

Kelu...

.....
.....

Maafkan aku yang Allah...
Hari-hari pengaduanku bertambah dengan keluhan: Lidahku kelu...
Ya... sangat kelu... dalam balutan erat doa...
karena tak ada kata yang dapat menggambarkan isi batin ini...
Selain suatu permohonan yang terlalu melambung tinggi...
To have somebody out there to be my twin soul !!!

.....
.....


***Terbaca hukum Monroe-Kylle pada proses intracranial hemorrhagia, namun terngiang hukum2 yang lain yang menari2 dalam batin yang tercekam rindu... Kuliah macam apa siang ini ya? Hehehe....***

Saturday, 7 February 2009

Lirih..

Kesunyian ini, Lirihku bernyanyi
Lagu indah untukmu, Aku bernyanyi

Engkaulah cintaku, Cinta dalam hidupku
Bersama rembulan, Aku menangis

Mengenangmu... Sgala tentangmu... ooh…
Ku memanggilmu dalam hati... lirih...

Engkaulah hidupku, Hidup dan matiku
Tanpa dirimu, Aku menangis

Mengenangmu... Sgala tentangmu ooh…
Ku memanggilmu dalam hatiku…

Aku bernyanyi...
Mengenangmu... Sgala tentangmu ooh...
Ku memanggilmu dalam hati lirih

Ku memanggilmu dalam hati lirih
Ku kenang dirimu…

***Lagu ini berkumandang lewat radio, entah dari frequensi berapa... Yang dengan begitu saja berhamburan, saat kunyalakan mesin mobil... Lagu yang membawaku pulang pagi ini, setelah menolong satu persalinan... I miss you so much sweetheart....Hope everything goes well***

Lelaki Jantan... ?


Hari ini aku banyak belajar dari seorang lelaki yang berjuang hidup untuk bisa tetap menjadikan Allah sebagai tempat penelanjangan diri total... luar dan dalam... Besar tantangan hidup yang dihadapinya, tidak membuat ia bergeming pada aliran sungai yang lain, yang mungkin lebih menjanjikan kehidupan lain yang untuk sebagian orang lebih menggiurkan... Lika liku hidupnya membuat ia sangat menghargai arti kehidupan itu sendiri... Hormatnya kepada ibunda tercinta, kata2 yang digunakan untuk mengungkapkan isi hatinya, membuat aku meneteskan air mata haru...

Sejenak aku terhenyak... Apa yang sudah aku perbuat so far, apa yang sudah aku lakukan sampai saat ini, belum seberapa bila dibandingkan perjuangannya... Membuat aku merenung, menundukkan kepala, ulang dan ulang... untuk selalu ground to the earth... melihat kehidupan sekitar yang tidak selalu berwarna hitam dan putih, tetapi sangat menakjubkan seperti halnya sang pelangi...

Argghh... ternyata hidup berbagi itu indah... I did enjoy the short time that we had this afternoon... -meminjam puisi dari Margie Spickler - I feel that we born in the same sensibilities, emotions, desires and dreams, eventhough we are not born of the same parents...

I think he is really *lelaki jantan*... yang menurut terjemahannya sendiri adalah lelaki yang mampu menjadi ibu bagi anak2nya... What a definition... Wooooww... I'm proud of you my brother...

***This posting dedicated to u my dearest brother... yang harus menjadi ayah sekaligus ibu... Feb 6, 2009; 15.00-18.00 pm****

***Kuingin tetap tegar... Kaliadem-Kaki Merapi; Jan 26, 2009***

Friday, 6 February 2009

Hanya untukmu...

Cintaku sepanjang jalan...
Yang terjalin tiada pernah berujung...

Rinduku sebongkah sekam...
Yang menjadi abu demi sebuah hati...

Doaku setetes darah...
Yang mengalir untuk memberi hidup...

Cintaku... Rinduku... Doaku...
Persembahan hanya untukmu...

***Semoga cinta ini datang dan berpulang hanya karena Allah semata***

Sunday, 1 February 2009

We really miss you...*daddy*...


Ayah dengarkanlah
Aku ingin bernyanyi
Walau airmata dipipiku
Oooooo


Lagu ini dinyanyikan oleh kalian dengan indah malam tadi, menggambarkan apa yang mungkin kalian rasakan, kata demi kata, nada demi nada... It touches my heart deeply...

Maafkan ibu yang mungkin belum bisa sepenuhnya memainkan peran sebagai bapak... As I say to all you many times, bahwa bapak tetaplah bapak, tidak akan pernah tergantikan... Ikhlaskan bapak dipanggil oleh Sang Pencipta, yang cinta-Nya pada bapak tidak bisa dikalahkan oleh cinta kita...

But, walaupun demikian, peran bapak bisa digantikan oleh siapapun... oleh ibu, oleh oma, oleh om, oleh mang, oleh tante, oleh bibi... atau oleh orang, yang entah dari mana dan kapan akan dikirim oleh Allah, menjadi ayah di hidup kita... Tanda petik yang mengapit kata *daddy* di judul posting ini sengaja ibu pasang demikian, karena siapapun yang melakoni peran ayah untuk kalian, harus kita tempatkan sebagaimana layaknya kita menghormati bapak...

Ibu bahagia melewatkan hari ini bersama kalian... akhir Januari yang penuh kenangan... I do love you sweetheart... Ibu tidak tahu bagaimana berterimakasih pada kalian, telah menjadi anak yang sholeh-sholehah, yang mau menemani ibu melewati hari demi hari yang tidak pernah dapat kita ulang sedetikpun... Allah adalah pelindung sejati ibu, but, all of you make me even stronger than ever, to fight in any circumstance of life...

Sedih dan Senang, adalah pilihan hidup, dan kita yang menjadi penentu pilihan itu. Yang sedih bisa jadi senang dan sebaliknya yang senangpun bisa jadi sedih... Tidak ada yang susah bila kita mempunyai keinginan untuk mengubahnya menjadi mudah. Walau ibu tahu, memang tidak gampang melewati hidup tanpa ada *daddy*, sebagaimana ibu, tentunya kalian juga merasakan pedihnya dunia luar sana...

Ibu ingin kita selalu bersama dalam menjalani hidup ini dengan penuh keihlasan, ihlas sebagai anak, ihlas sebagai kakak, ihlas sebagai adik, ihlas sebagai siapapun... Jangan nodai hati dengan iri, dengki dan amarah, apapun yang terjadi ihlaskan dan segera memohon ampunan Allah. Bersyukurlah atas segala nikmat yang sering terlupakan untuk disyukuri...

Maafkan ibu yang tidak bisa memenuhi keinginan kalian, karena ibu hanyalah perempuan biasa yang tidak pernah luput dari kealpaan... Maafkan ibu yang tidak bisa menemani kalian setiap saat, karena peran yang ibu mainkan membuat ibu bermain dengan waktu... Ibu hanya punya kasih, ibu hanya punya doa... Ibu tidak memiliki harta benda yang dapat ibu tinggalkan, ibu hanya berkeinginan dapat meninggalkan ilmu, yang dapat menjadi bekal hidup kalian kelak... dan ilmu itupun tidak dapat kalian peroleh dengan cuma2, namun harus kalian cari sendiri... yang harus terus dikejar sampai ajal menjelang...

Percayalah sayang, Allah tidak pernah tidur, dan tidak pernah bosan mendengarkan doa2 kita... Amin ya robbal alamin...

Doa ibu selalu... with all my heart...

***The eye of my lovely eagle.... Pandawa-Solo, Jan 31, 2009***

***Airmata ibu menetes, saat ibu menunggu waktu operasi malam ini, mengingat perjalanan hari ini, bangun pagi, shalat shubuh kemudian kita ngobrol berlima mengenai kejadian2 pada hari2 terakhir kita... kemudian kita bersama2 melihat Huda manggung, yang merupakan saat pertama group band-nya mendapat bayaran... Ibu bahagia, karena kita saling mendukung satu sama lain... I'm proud of you sweetheart... Kemudian, walau berjejal [1 mobil + 10 jiwa = Alhamdulillah], kita menikmati perjalanan berziarah ke Klaten, dilanjutkan lesehan dan bermain air di Pandawa Waterworld di Solo Baru... Ibu bisa lihat dengan mata hati ibu, bahwa kalian saling mencintai dengan tulus... Sampai rumah hanya shalat maghrib, kitapun segera bergegas menuju Happypup untuk berkaraoke sampai late banget... I do enjoy the day with all you sweetheart... This is one of many fabulous days in my life... Terima kasih ya Allah, atas nikmat-Mu yang tiada pernah putus... Alhamdulillahirobbal'alamin***