Monday, 29 September 2008

Malam Seribu Bulan...

Al-Qadr


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
[1] Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan.
[2] Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
[3] Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
[4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
[5] Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.


Teringat masa kecilku saat semuanya diartikan dengan mata lahiriah, sempat terjadi dialog singkat dengan ibunda tercinta...
"Mah, kapan Lailatul Qadr itu datang?"
*Lailatul Qadr hanya datang di bulan Ramadan*
"Wah berarti terang sekali ya Mah, kalau pas Lailatul Qadr datang, aku dibangunkan ya"
Alhasil setiap malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, aku dibangunkan untuk memperbanyak ibadah, tapi malam yang aku idam2kan tidak kunjung tiba...
"Lha kok gak datang2 sih?"
*Malam itu bentuknya sama dengan malam biasa. Lailatul Qadr hanya bisa dirasakan oleh batin orang yang takwa, yang selalu berdzikir, mengagungkan Allah SWT*
"Terus gunanya bangun tiap malam apa dong?"
*Ya dalam rangka mencapai Lailatul Qadr. Krn dengan menghidupkan malam2 di bulan Ramadan dan dengan beri'tikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan, kita berdialog langsung dengan Sang Maha Pencipta, yang sangat menyayangi umatNya yang mau mendekat kepadaNya... Insya Allah, kita akan mendapatkan malam yang melebihi seribu bulan itu...Berharaplah terus dengan ketundukan pada Sang Khaliq...*
"Ooooo... Mudah2an malam2 yang udah terlewati ada yang lailatul Qadr ya Mah?"
*Insya Allah, Amin...*


*Masjid Agung-Kraton Yogya, 29 Ramadan 1429H, 03.15 am*
After having i'tikaf with my beloved son, Huda.
Thank you sweetheart for accompanying me. almost in every i'tikaf I had*

Jogja di Waktu Malam...


Tugu-Jogja, 27 Ramadan 1429H, 02.30 am
Selepas i'tikaf di Masjid Agung - Kraton bersama Huda n Nikon D80


Sunday, 28 September 2008

Butterfly that comes to me...


*Gejayan, September 28, 2008, 08.00 am*

Pagi ini aku n Anis mencoba menikmati keindahan alam sekitar rumah kami...yang seringkali ditengarai sebagai rumah yang tidak kelihatan rumahnya...oleh karena kerimbunan pepohonan di sekeliling pagar rumah, yang sengaja aku tanam untuk menahan polusi udara n suara dari jalan kampung kami...

Tiba2 saja ada seekor kupu-kupu cantik kehitaman (sebenarnya hitam juga tidak, ada semburat biru tua keperakan di seluruh tubuhnya, di beberapa foto malah kaya coklat, lengkap deh, He9)... ya seekor kupu-kupu dengan corak warna yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata, bahkan seorang maestro lukispun belum tentu dapat mencoretkan warna di kanvasnya seindah lukisan alam ini...

Subhanallah... Keindahan ini sungguh bukti Kuasa Sang Maha Pencipta, Allah Azza wa Jalla...

*Thanks to mas Yadi, yang udah membelikan Nikon D300 dengan berbagai macam lensa-nya...I hope you could enjoy these pictures also...Beberapa foto akan terus aku upload mas...Mg2 aja tambah pinter...He9...Tapi jangan tanya jarak, kecepatan etc etc etc dulu yah, yg jelas ini pake lensa micro...Sementara emang waton jepret wae...Yang penting I got the pictures... That's all... Ngeyel is the best...He9*

Yang tersisa...

Perjalan umroh ini sangat-sangat berkesan... Semua begitu indah... Alhamdulillah Allah memberi kemudahan dalam melakukan perjalanan spiritualku ini... Hanya satu yang sampai ini aku heran, kenapa aku memutuskan untuk tidak membawa Nikon D300-ku... sehingga hasil2 foto selama umroh tidak optimal... Hehehe... Anyway, Alhamdulillah banget aku masih punya kenangan yang kuambil pake kamera saku pinjaman mbak Ida tersayang... Makasih ya mbak... *next time fotonya lebih bagus deh... amin amin amin*

Kenikmatan ibadah lebih utama dibanding kenikmatan lain... So, wherever the place is, yang penting bisa nggletak, ngluruske awak... hehehe...

*Pelataran Masjidil Haram, di samping eskalator menuju terminal *


Advertising board dalam perjalanan selepas mengambil miqat di Tan'eem. Lucu juga saat menemukan iklan obat yang sama dengan yang ada di Indonesia...

*Dasar dokter, yang dilirik ya tetep aja obat.... Hehehe*

Money Exchange

Kenapa cuma tukar uang ruppia ya? Apa orang Arab tahu kalau Indonesiawan dan Indonesiawati sering mengutamakan belanja oleh2 dibanding meluangkan waktu, again and again, menjenguk Baitullah.... Ugh, aku kok jadi malas pulang ke Indonesia yah, apa cari kerja jadi SpOG di Arab aja yah... biar bisa Haji dan Umrah dengan mudah... n gak usah tukar uang ruppia lagi... hehehe...

Perjalanan Cinta... dari Allah, menuju Allah...

*Untuk Orang yang Cinta karena Allah*

Diriwayatkan dari Anas RA, bahwa seseorang bersama dengan Nabi Muhammad SAW, lalu ada orang lain yang lewat, maka ia berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mencintai (orang) ini". Maka Rasullulah SAW bertanya kepadanya: "Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?". Ia berkata: "Tidak". Rasululah SAW bersabda: "Beritahulah ia". Maka orang yang bersama Nabi Muhammad SAW tersebut menemuinya dan berkata: "Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah". Lalu orang itupun menjawab: "Semoga kaupun dicintai oleh Allah yang karena-Nya, kau mencintaiku".


*Saling Mencintai dengan Keagungan Allah*

Allah Azza wa Jalla, berfirman: "Orang-orang yang saling mencintai dengan keagungan-Ku, bagi mereka menara dari cahaya, para Nabi dan syuhada iri dengan mereka".


Full-moon in Madina, Ramadan 15, 1429H


*Perjalanan menuju Cinta Abadi, 14-22 September 2008*

Dalam setiap nafas yang kuhela...
Kusebutkan asma Allah yang sembilan puluh sembilan...
Yang mampu menggetarkan seluruh tubuh ini...dan...
Menderaikan airmata kerinduan yang tiada pernah terperikan...

Ya Allah kekasih abadiku...
Bila cinta ini berasal dari Mu...dan...
Bila cinta ini menuju pada kecintaan pada Mu semata...
Izinkanlah kami berada dalam kenikmatan ibadah, hanya pada Mu...

Dan... diujung doaku....
Kumohon ridla-Mu ya Allah...
Agar seluruh alam semesta dan seisinya turut mengamini doaku...
Semoga Engkau mengabulkannya...Amin..

My Room Mates...

*The four women, who have strong will...*

I learnt a lot from Ibu, mbak Mala n Ade...
I think we had such great days during our Umrah journey...
Hope we could be together again, someday...

Delegation from Jogja...


*Holiday Inn, Jeddah, 21 September 2008*
dari kiri ke kanan: Pak Hamam, Mbak Ida, Pak Radjiman, me, Bu Hakimi, Bu Tartin, Bu Suryanto, Pak Suryanto, Pak Hakimi...

Lapar.. ?




Lapar di Jeddah? Gak perlu takut... apalagi di bulan Ramadan, karena hampir semua toko buka sampai dinihari, menjelang sahur... Silahkan pilih, dari mulai kemilan kacang n kurma, donat sampai bakso Mang Oedin...

Masjid Terapung...?

Masjid Terapung?

Sisi lain kota Jeddah...


No comment....!!!

Sunset at Red Sea...


Subhanallah...!!!

Surroundings...





Ini adalah pemandangan di sekitar Masjidil Haram di waktu siang dan malam hari... Gedung-gedung menjulang tinggi, seakan2 ingin mecapai langit... Ada kegundahan saat menatap ketinggian pencakar langit ini, akankah Masjidil Haram hilang ditelan semua ini...?

Pasar Seng...

This place used to be *Pasar Seng*, tempat orang Indonesia menghabiskan koceknya membeli oleh2... but now, tempat ini lagi direnovasi habis2an... untuk melebarkan pelataran Masjidil Haram, yang kian hari terasa kian sempit karena semakin banyak orang ingin menghabiskan waktunya untuk mendekat pada Illahi Rabbi... Alhamdulillah....

Inside Hilton Tower...


Well...Kadang untuk mengurangi rasa panas, saat pulang n pergi ke Masjidil Haram dari penginapan, aku masuk ke Hilton Tower, hanya sekedar *ngiyup* aja... Tapi herannya, gak di Indo gak di Arab, aku selalu tergoda dengan es krim... Akhirnya setiap habis i'tikaf jam 1-2 malam pun, aku habiskan minimal 2 cup B&R dalam perjalanan pulang ke penginapan...He9... Dasar...

Tan'eem...

Masjid Tan'eem, tempat mengambil miqat, yang berada di perbatasan tanah Haram... Dari Masjidil Haram biasanya kami naik taksi menuju Tan'eem, sekitar 40-50 SR, katanya sih kemahalan, krn kalau naik angkutan umum hanya 5 SR. Tapi ya gak papa... maklum kami hanya segerombolan perempuan yang memberanikan diri jalan sendiri... so naik taksi kaya'nya lebih mudah... Alhamdulillah Allah memberi kemudahan dalam ibadah umrah ini...

Who r men? Who r women?

Men Only


Women Only


*Masjidil Haram, Ramadan 19, 1429 H*

Gak jelas mana perempuan n mana laki2?

Jabal Rahmah...


JABAL RAHMAH - Bimbo
Ada padang pasir Arofah
Terbentang amat luasnya
Ada gunung kecil bernama Jabal Rahmah
Berdiri dengan kukuhnya
Ada tugas berat selesai, Dua puluh tiga tahun
Terdengar dalam amanatnya di Jabal Rahmah
Lelaki agung itu, shalawat dan salam baginya
Dia sampaikan firman dari Tuhan
Hari ini telah Ku-sempurnakan agamamu
Dan telah Ku-cukupkan nikmat-Ku bagimu
Dan telah Ku-relakan Islam jadi agamamu
Alangkah mulia tugasnya
Rahmat bagi alam semesta
Alangkah syukur kita
Shalawat dan salam baginya


*Naik unta yang cantik, jadi wisata yang menarik... tapi tetep aja aku gak berani naik, habis tinggi banget sih, takut gak bisa turun, keenakan di atas unta... He9*

Locker...



Dua pemandangan ini merupakan hal yang lazim ditemukan di pelataran Masjidil Haram. Kepercayaan bahwa tak ada orang yang berani berbuat kemaksiatan di tanah haram, membuat orang tenang meninggalkan harta bendanya bergelantungan di pagar, sementara si empunya melaksanakan ibadah kepada Sang Khaliq.
Namun alangkah indahnya jika semua orang memakai the real luggage lockers...Tentunya pemandangan di Masjidil Haram akan bertambah sejuk... Bukankah Islam mengajarkan keindahan dan kebersihan?... Semoga suatu saat itu semua itu tercipta...

Rest...


Pemandangan seperti ini merupakan hal yang lumrah dalam Masjidil Haram, di sela-sela 2 shalat fardlu... Setelah malam beri'tikaf, sebagian orang memakai siang untuk istirahat sejenak di kesejukan udara dalam Masjid... Tidurnya orang berpuasa adalah ibadah... Allah baik banget yah, tidur aja berpahala... Subhannallah... :)

Khusyu dalam hidup...

Crowded... but... one and best guided...

Suasana di dalam Masjidil Haram selepas Syuruq, saat berjuta umat bersatu memuja Allah dalam lingkaran Thawaf yang tujuh... Crowded, but... still only one guidance... Allah, Dzat yang Maha Esa...

Sementara di luar masjid, tampak orang bergegas, berlomba untuk memasuki Masjidil Haram, tempat umat bermunajat pada Sang Pencipta di rumah si Empunya Hidup... Kabah... Baitullah...

Shalat Malam...

Iman...

Al-Multazam...

Inside Masjidil Haram...


Ada rasa jengah, kenapa gak boleh bawa kamera ke dalam masjid, krn begitu indah masjid dambaan umat Islam ini, yang bisa jadi syiar kemasyhuran agama Allah... But alasan untuk menjaga adanya pengkultusan tempat2 suci, membuat aku faham, bahwa lebih baik tidak membawa kamera daripada kemudian kekhusyu'an beribadah terganggu dengan adanya hunting session... Toh, tetep aku aku kok ya nekad, berusaha mencari titik indah Masjidil Haram dengan Nokia E71 ku... hehehe... Alhamdulillah, aku dapat mensyukuri nikmat Allah dengan berbagi gambar dengan anak2ku... :)

Masjidil Haram Saat Matahari Terbit...


Masjidil Haram di waktu malam...

Makkatul Mukarromah...



Di negara ini tidak ditemukan suatu daerah yang memiliki nama lebih banyak dari Mekah dan Madinah. Ini adalah mengingat bahwa kedua termpat tersebut adalah tempat yang paling mulia. Di antara nama-nama Makkatulmukarramah adalah:

  1. Al Balad: Allah Taala berfirman:
    لا أقسم بهذا البلد وأنت حل بهذا البلد (Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah), dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini).
  2. Al Baladil Amin (Kota yang aman): Allah Taala berfirman:
    وهذا البلد الأمين (Demi kota (Mekah) ini yang aman). Huzaimah bin Tsabit bertanya kepada Nabi saw. tentang ayat ini, maka beliau bersabda, "Mekah."
  3. Al Baldah: Allah Taala berfirman:
    إنما أمرت أن أعبد رب هذه البلدة (Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini)
  4. Bakkah: Allah Taala berfirman:
    إن أول بيت وضع للناس للذي ببكة مباركا وهدى للعالمين (Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) bagi manusia adalah Baitullah di Bakkah (Mekah) yang penuh berkah dan menjadi petunjuk bagi semua manusia)
  5. Makkah: Allah Taala berfirman:
    وهو الذي كف أيديهم عنكم ببطن مكة من بعد أن أظفركم عليهم (Dialah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka). Ada yang mengatakan Bakkah adalah tempat Kakbah dan Mekah adalah kawasan di sekelilingnya.
  6. Qaryah: Allah Taala berfirman:
    ضرب الله مثلا قرية (Allah telah membuat satu perumpamaan (dengan) sebuah negeri). Mujahid berkata, "Maksudnya adalah Mekah."
  7. Masjidilharam: Allah Taala berfirman:
    سبحان الذي أسرى بعبده ليلا من المسجد الحرام إلى المسجد الأقصى (Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidilharam ke Masjidilaksa)
  8. Al Ma`aad: Allah Taala berfirman:
    إن الذي فرض عليك القرآن لرادك إلى معاد (Sesungguhnya yang mewajibkan atas kamu (melaksanakan hukum-hukum) Alquran itu benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali)
  9. Ummul Qura: Allah Taala berfirman:
    لتنذر أم القرى ومن حولها (Supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk negeri-negeri sekelilingnya)
  10. Mukhraja Shidqin: Allah Taala berfirman:
    وقل رب أدخلني مدخل صدق وأخرجني مخرج صدق واجعل لي من لدنك سلطانا نصيرا (Katakanlah:"Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkanlah pula aku dari tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong)
  11. Al Baasah: Karena orang yang ingkar akan adanya Allah (ateis) dibinasakan dan dihancurkan di dalamnya.
  12. Bassaq:
    بصق فلان على أصحابه (Fulan lebih tinggi dari teman-temannya). Disebut demikian karena Mekah adalah kota yang posisinya paling tinggi, dia membinasakah orang-orang mulhid (ateis).
  13. Nama-nama tambahan: Barrah - Ar Ra'su - Ar Ritaaj - Sabbuhah - Salam - Shalah - Thayyibah - Adzara' - Arsy - Arisy - Aruudh - Faaraan - Muqaddasah - Qadis - Qaadisah - Qaryatul Himaa - Qaryatun Naml - Nuqratul Ghuraab - Kuuti - Al Maktaan - Naadir - Waadi - Ummu Raahim - Ummu Rahim - Ummur Rahmi - Ummur Ruhamaat - Ummu Ruuh - Ummu Zahm - Ummu Shabiih - Ummu Kuuti.
  14. An Naasah - An Naasyah: Karena ia menyapu bersih serta mengusir orang ateis.
  15. An Nasaasah: Karena air di daerah ini sangat sedikit. Berasal dari kalimat An Nassu yang berarti kering.