Saturday, 30 August 2008

Jakarta...Kembali?

Kembali Ke Jakarta

Di sana rumahku, Dalam kabut biru
Hatiku sedih, Di hari minggu
Di sana kasihku, Berdiri menunggu
Di batas waktu, Yang telah tertentu

Ke jakarta aku kan kembali, Walaupun apa yang kan terjadi
Ke jakarta aku kan kembali, Walaupun apa yang kan terjadi

Pernah kualami, Hidupku sendiri
Temanku pergi, Dan menjauhi
Lama kumenanti, Ku harus mencari
Atau ku tiada, Dikenal lagi

Ke jakarta aku kan kembali, Walaupun apa yang kan terjadi
Ke jakarta aku kan kembali, Walaupun apa yang kan terjadi


**Ini mah nyanyian booo... ber-KoesPlus-ria... Aslinya mah aku tetep aja penakut n gak merasa nyaman n aman berada di ibukota negaraku sendiri... Aneh gak sih... Cuma emang Jakarta menyedot perhatianku saat ini... Ada si Komo sih, jadi macet deh, He9**

Malam ini...

Akhirnya aku menemukan kedamaian,
dalam kegalauan hati yang menggebu.
Akhirnya aku menemukan ketenangan,
dalam kegamangan hati yang menderu.

Terima kasih yang Allah, kekasih abadiku,
Kau berikan kesejukan di teriknya suasana hati...

Sirami dada kami dengan rahman Mu.
Penuhi darah kami dengan rahim Mu.
Sinari pikiran kami dengan cahaya Mu.
Beri kami kekuatan untuk menerima apa yang telah Kau gariskan...

Gejayan, August 30, 2008, 01.45 am
*I promise to keep cool, I promise to stay sober, I promise to be what I should to be... Semoga Allah mengabulkan doa2 malam kita... Amin...*

Ndableg...

Salah satu lagu favoritku adalah "Englishman in New York"nya Sting...dan kalimat *be yourself no matter what they say* menjadi slogan terindahku saat aku menyelesaikan studi di Sweden (1996-2001)... Dulu aku punya self-esteem yang rendah banget *sampai sekarang juga masih sih*.... Tapi dengan kalimat itu aku maju terus pantang mundur... Walau malu2in, tetep aja nekad... Hehehe...

Malam ini aku nemukan Quote of the day dari Anna Quindlen (a columnist, the third woman to become an Op-Ed writer for the New York Times), "The thing that is really hard, and really amazing, is giving up on being perfect and beginning the work of becoming yourself." Well, kalimat bisa berbeda, bahwa untuk melepaskan diri *selalu ingin sempurna* dan *menjadi diri sendiri, apa adanya*, kadang merupakan hal yang sulit dikerjakan, dengan berbagai alasan...

But, sesungguhnya, semua penjelasan di atas, bisa diartikan dengan satu kata dalam bahasa jawa ngoko... sesuai dengan judul posting ini... *N D A B L E G* ... Mudah kan? Yang sulit adalah bagaimana berlaku ndableg secara bertanggungjawab... So, why wait until tomorrow? Yang bisa dikerjakan hari ini, ya lakukanlah hari ini... Nah... tunggu apalagi... Let's do it...

Kejarlah dunia seperti layaknya kau akan hidup selamanya...
Kejarlah akhirat seperti layaknya kau akan mati esok hari...

Friday, 29 August 2008

Duka Remaja...

Dunia begitu ceria di depanku
Namun ketakutan selalu menghantui
Kututup rapat mulut ini
Sandiwarapun kumainkan....

Satu persatu pria mendekatiku
Satu persatu pergi tanpa pernah dapat menggapai hatiku
Hatiku seperti batu....
Ragaku bagaikan seonggok daging yang menjijikkan...

Kuyakini pasti
Cintakan menghampiriku
Seiring duka remajaku....

Sekar Arum, Apr 2005

Kala Cinta...

Cinta itu menari-nari di depan mata
Menghampiri hatiku yang telah membeku
Cinta itu begitu agung merengkuhku
Menggapai jiwa yang haus akan belaian

Cintaku berkarang gelombang asmara
Cintaku tak pernah bergelimang dosa
Cintaku suci seputih awan berarak
Kuingin cintaku menyejukkan bara

Oh Tuhan...
Ku tak kuasa menerima semua ini
Ku tak berdaya dalam rengkuhan cinta ini
Biarkanlah ku berlari meninggalkan cintaku
Biarkanlah ia merengkuh kebahagiaan yang hakiki

Aku hanyalah duka semata...
Aku hanyalah perempuan yang tak berdaya...
Aku hanyalah manusia kecil yang tercampakkan...
Cintaku tak mampu menahan duka remajaku...

Sekar Arum, Apr 2005

Saat Itu...

Bocah itu menangis
Merasakan perih tak tertahankan
Ingin ia mengadu berteriak kelu
Namun leher terasa tercekik ancaman
Yang tak pernah ia mengerti

Apa yang terjadi Tuhan?
Kenapa harus aku Tuhan?
Apa dosaku Tuhan?
Tidak kan Kau tahu Tuhan
Belum genap usia akilku....

Sekar Arum, Apr 2005


*Sejak beberapa tahun lalu, aku tergerak untuk aktif dalam dunia penghapusan kekerasan pada perempuan dan anak, dimulai dengan membuka ruang sempit di pojok Poliklinik OBGIN tahun 2001, sampai akhirnya Alhamdulillah direspon oleh RS Dr. Sardjito dengan baik, sehingga terbentuklah UPKT Sekar Arum di tahun 2004. Semakin lama aku berkecimpung dalam dunia ini, hatiku semakin tercabik, tiada pernah terpikirkan untuk pergi dari dunia yang membuka mata hati dan mata kepalaku bahwa di luar sana, banyak tangan anak yang tak berdosa dan perempuan yang tak berdaya, menanti uluran kasih sayang kita... kita yang lebih beruntung dibanding mereka... Semoga tulisan-tulisan yang tercipta di Sekar Arum ini dapat sedikit meringankan beban mereka*

Thursday, 28 August 2008

Peluh Bahagia...

Ya Allah...

Dalam sujudku...
Kupinta cinta memenuhi ruang dahaga kami,
menata hidup dalam nafas Islam dan detak Iman…

Dalam tafakurku...
Kuharap cinta pula yang akan membawa kami,
kembali pada Mu -Sang Empunya Kehidupan Abadi- berkafan takwa…


Gejayan, August 28, 2008, 04.00 am
*Doaku dalam peluh bahagia*

Persemaian Cinta Illahi...

Dan…

Suatu hari ia datang begitu saja, tanpa kata
Ya, cinta itu hadir dalam diri, tanpa bentuk
Benih yang indah itu bersemai dalam hati, tanpa asa
Ya, cinta itu tumbuh subur, tanpa kendali

Aku yakin...
Cinta ini adalah bagian dari kasih Sang Maha Pencipta
Cinta yang dijelmakan dalam diri manusia
Cinta yang terjaga keabadiannya

Dan…

Suatu hari ia menari lemah gemulai, tanpa nada
Ya, cinta itu menghampiri jiwa, tanpa batas
Mengayuh biduk ke samudra pengabdian, tanpa pamrih
Ya, cinta antara dua insan, tanpa jarak

Aku yakin...
Cinta ini adalah bagian dari rahmat Sang Maha Penyayang
Cinta yang dianugerahkan dalam kalbu manusia
Cinta yang terjaga keihlasannya


Gejayan, August 28, 2008, 03.15 am
*Jadzakillah, atas cinta yang telah hadir dalam hati ini*

Thank you sweetheart... (2)


Anisa, Nov 2004

Wednesday, 27 August 2008

Thank you sweetheart... (1)


Anisa, Oct 2004

Love n Light...


Menanti matahari hati, bersama asa yang tak terhingga...
Menanti rembulan jiwa, bersama rasa yang tak teredam...

Borobudur, August 24, 2008, 05.00 am

Mindfullness...


Biarkan hati bicara, dalam keheningan...
Biarkan hati bicara, dengan keheningan...

Borobudur, August 24, 2008, 05.30 am

1000 hari...

Orang jawa bilang 1000 hari adalah waktu yang cukup untuk merelease orang terkasih untuk pergi, untuk melepas dengan tenang kenangan yang pernah ada... But for me... [started from July 15, terhitung sudah 1000 hari mas Yo pergi meninggalkan aku n anak2... menuju kekasih yang hakiki, Allahu Rabbi, harusnya tgl 17 Juli lalu, kami merayakan ulang tahun pernikahan yang ke 20]... Anyway, for me, kenangan itu masih membekas... krn aku tidak pernah mau melepaskannya... n aku membiarkannya selalu hadir dalam segenap ruang hidupku, tentu dalam sisi yang berbeda... Started from that day... aku mencoba merefleksikan apa yang sudah aku kerjakan so far sejak ditinggalkan beliau... ya aku harus mawas diri... krn ternyata kehidupan ini tidak selalu mudah untuk dilalui...

Berserah, pasrah, sumarah kepada Illahi menjadi bekalku... tanggung jawab yang ada menjadi teman terbaikku saat ini.. Banyak nasihat datang padaku untuk membuka hati, karena tidak baik menolak apa yang sudah digariskan... Well, I have tried... Aku percaya lahir, jodoh, mati semua ada di tangan Nya, penguasa kehidupan ini... Let's hope for the best...

Anakku... I love all of you so much... Jangan pernah lelah mengejar asa, mengisi kehidupan dengan iman dan islam... Yakinlah bahwa Allah selalu menyertai setiap langkah kita... Amin...

Jakarta

Tak dapat kukatakan
Betapa benciku terhadap kota ini
Tak lepas kuteriakkan
Betapa pongah kota petaka ini

Jakarta
Telah merasuki jiwa dia yang kudamba
Telah merampas raga dia yang kucinta
Telah meluluh lantahkan pengharapanku

Dukaku semakin dalam...
Lukaku tak terobatkan...

Kembalikan dia padaku hai kota yang bergelimang dosa
Kembalikan dia padaku....
Butakah kau pada hati nurani yang setiap saat meneriakkan kesucian
Kembalikan dia padaku....

Sept 2003


***Should be dated as August 2008 kali yah...Hehehe***

Hidup III



Ya habibi, kekasihku....
Kematian itu terasa semakin dekat...

Terimalah jazad kami ya Allahu rabbul izzati...
Seiring dengan kalbu kami ya Allah yang Maha penerima...
Kalbu kami yang penuh dengan debu...
Debu kemunafikan duniawi yang telah membius hidup kami...

Ampuni kami ya Allah...

Sept 2005

Hidup II

Saat jiwa menyatu dengan raga
Hidup terasa sangat berharga
Tak terasa jatuh dalam alpa
Hidup terasa tak pernah lega

Meraih dunia tanpa legawa
Hidup terasa tak akan sirna
Mencari bahagia dalam duka
Hidup terasa tak pernah ada

Saat jiwa meninggalkan raga
Kuharap hidupku kan terasa sangat indah....

June 2005

Hidup I

Hidup berlumpur duka
Tiada lara tersisa
Habis lah sudah airmata
Tak usai nasib mendera

Ingin kuraih asa
Kurengkuh erat dalam dada
Namun kau lepas cinta kurasa
Serasa meregang nyawa dan raga

Kembalikan hidupku
Yang kau tinggal dalam pilu
Ingin kuteriak walau lidahku kelu
Hidupku.... jangan kau campakkan hidupku....

Apr 2001

Are you a rose?

Lady...

Are you a rose for the people surrounding you?
Are you a rose for the people you love?
Are you a rose for the family you are devoted to?
Are you a rose for the soul of your own?


UmeƄ, Oct 2001

The One, I love...

Sayang...
Saat malam tergelincir ke ufuk fajar
Kau lelap dalam dekapan
Dalam irama degupan cinta

Sayang...
Nuansa hati berbinar rasa suka
Kau tetap lelap dalam pelukan
Bias kedamaian tetap terpancar

Sayang...
Tak'kan kubiarkan ruda menyentuhmu
Kuingin tetap terjaga dalam lelapku
Agar selalu hadir dalam alam mimpimu

Sayang...
I love you...


Yogya, 23 juni 2008, 22.30

***Dari berbagai macam hal yang aku sukai dalam hidup ini, ada satu hal yang selalu mengesankan, yaitu indahnya memandang orang2 tercinta terlelap dalam buaian mimpi. Aku bisa tahan berjam-jam hanya memandangi wajah mereka yang innocent, dalam perjalanan panjang malamku, sampai akhirnya aku tersadar bahwa waktu bangun pagi sudah tiba***

Achmad Surjono - In Memoriam


Akhmad Suryoprananto-Dyah Wahyuningsih-Alifanadya Suryo Ramadhani

Alya Suryonurazizah

Aulia Suryonurhuda

Anisa Suryonurinayah

Tuesday, 26 August 2008

Akhmad Suryonurafif

Sepenggal Hati di Sini...

Ada sepenggal hati,
Yang berjalan menyusuri waktu ,
Mengiringi degup cerita usang...

Tuhan,
Smoga semua ini menjadi bagian dari rencana besar Mu...


Yogya, 29 Mei 2008, 19.50

Kepasrahan....

Dalam tiap ketundukan khusyu'ku pada Mu ya Allah...
Kupasrahkan segala pengharapanku... yang tak kuasa kuungkapkan...

Ya Illahi Rabbi...
Engkau maha penguak segala tabir... pengabul segala asa...
Kuberserah pada Mu....

Gejayan, 25 Agustus 2008, 23.10

Maafkan Bunda....

Anakku…
Airmata bunda tidak akan pernah mengalir tanpa makna
Peluh bunda tidak akan pernah kering tanpa seka

Anakku...
Bunda simpuhkan jiwa ini dalam dekapan alam
Bunda luruhkan duka yang menyelimuti diri

Anakku…
Esok kita sapa mentari penuh pesona
Tebarkan suka untuk dunia

Anakku…
Tantanglah perjalanan penuh gejolak
Teguhkan iman dalam langkah

Anakku…
Doa bunda tiada jeda…
Allah tak pernah tidur…

Anakku...
Maafkan bunda...


Borobudur, July 5, 2008, 10.29 pm

Duapertiga Usia Nabi.....


Blog ini hanya sebagai ajang penumpah-ruahan segala rasa...
Semoga semakin mendekatkan diri ini pada penguasa tunggal hati...
Apa yang telah ku perbuat dalam melewati duapertiga usia nabi ini...
Semoga bermanfaat, terutama utk diri ini yg kian renta...